![](https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEiMNxdzcd2sxygFMP4ZrCYPBlItdGzm7Jf9FwDYfkLAY-5JBhGuYIUvTwMBdCmA2IrnzH7ZlczSZOs2gFwYEViKn1LP9Nz9kbpqv0FTosSrgopa7X6wPsEkksPDdZ-sIepQqIwPDTA0MQpc/s200/t.gif)
![](https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEiIU4kGy_mRmqSRcs7WCAIlR7FKHvDzgA6JDm4bI_W1cGXb4ck8fYPeljgO84cQ2_7W6env5O88quRjKWRW7fUobhZbJjtCsGwIGRLS0LAoOA4OM-cBMsBGH-gjK6bRZbauLgGE2_Dfoi5Z/s320/cokltat.jpeg)
Couverture
Couverture adalah jenis cokelat terbaik. Cokelat ini murni dengan persentase lemak kakaonya yang tinggi, sehingga menghasilkan flavor yang sangat baik. Biasanya digunakan untuk pembuatan produk cokelat buatan tangan. Sebelum digunakan, cokelat jenis ini melalui proses temper (dilelehkan) terlebih dahulu.
Milk chocolate
Jenis cokelat yang satu ini merupakan campuran gula, kakao, cokelat cair, susu, dan
![](https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEjXKMkltjKLjgM0RxFymNqHgG_J1dqX5u3owbgMdHiKyXw59QD4Bj8wCD0HGGTk-zE27SKYzQ-obKMcR2B9WESWt-DWFsFjGtUtaAUY91PxjB0AKkw1zh3br-Ze37Ts369d0-2dDKJoHbPM/s200/milk_chocolate_bar_300.jpg)
Bahan: Sweet chocolate dengan 10-20% cocoa solid dan lebih dari 12% susu padat.
Catatan: Digunakan sebagai garnish, pelapis permen atau bahan cookies.
White chocolate
Cokelat yang umumnya berwarna putih ini tidak mengandung massa kakao yang tinggi. Selain dikonsumsi langsung, cokelat putih kerap digunakan untuk dekorasi. Cokelat ini terbuat dari lemak cokelat, gula, dan vanili yang tidak mengandung cokelat padat. Karena mudah hangus, ada baiknya dimasak secara hati-hati.
Bahan: Cocoa butter, gula, susu, pengemulsi, vanila dan beberapa perisa (flavor).
Catatan: Cokelat terdiri dari 2 komponen, yakni cocoa solid dan cocoa butter. Cocoa solid adalah bahan baku dari cokelat bubuk. Cocoa butter adalah lemak cokelat ( lemak nabati yang tidak mengandung kolesterol).
Dark chocolate
![](https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEj9Q6eGXr2fb1GL2JbshrmRxNDE7N-gb6S42RU3UtQHXWg8JpJcr1PU8ocIpe0vx7yoApQAhxd9jNYTyYZJgoV4eDErwuFuCXi2qKCzxI2hF-UIr2CAVZT-3EHuLVaeJNc835cJ6Kdl9xVI/s200/shots.snap.com.jpeg)
Produk ini memiliki kandungan kakao 30-60%, rasanya agak sedikit pahit, tapi justru bisa memberikan taste yang berbeda dari pada milk dan white coklat.
Bahan: Sweetened chocolate yang tinggi kandungan cocoa solid-nya, serta tanpa atau sedikit sekali susunya (paling banyak 12% susu).
Catatan: Termasuk di dalamnya sweet, semi-sweet, bittersweet atau unsweetened chocolate. Bila resep makanan menyebutkan ‘dark chocolate’, coba semi-sweet dark chocolate dulu.
Sweet dark chocolate
Bahan: Sekitar 35-45% cocoa solid.
Catatan: Rasanya mirip semi-sweet chocolate. Jika resep meminta digunakan sweet dark chocolate, boleh juga Anda memilih semi-sweet chocolate.
Semi-sweet chocolate
Bahan: Kira-kira 40-62% cocoa solid.
Catatan: Ini adalah dark baking chocolate klasik yang banyak digunakan untuk membuat cakes, cookies, dan brownies.
Bittersweet chocolate
Bahan: Dark sweetened chocolate yang berkualitas prima biasanya terdiri dari sekitar 60-85% cocoa solid.
Catatan: Kalau kandungan cocoa solid tinggi, ini berarti kadar gulanya rendah serta memberi rasa pahit yang intens. Bila resep mencantumkan bittersweet chocolate, jangan diganti dengan semi-sweet atau sweet chocolate.
Unsweetened chocolate
Bahan: Terbuat dari hampir 100% cocoa solid.
Catatan: Rasa bitter chocolate ini tidak enak. Makanya, harus diolah. Gunakan hanya bila resep secara spesifik mengharuskannya.